SahamU-20

SahamU-20 merupakan daftar saham bagus yang dipilih berdasarkan kinerja keuangan perusahaan yang meningkat dibanding tahun sebelumnya.

Logo-SahamU-20-01

Daftar SahamU-20

Faktor kunci dalam pemilihan SahamU-20  adalah :

✅ Earning per share (EPS) meningkat diatas 20%

✅ Laba bersih (net profit) meningkat

✅ Laba operasi (operating income) meningkat

✅ Penjualan (sales) meningkat

✅ Return On Equity (ROE) diatas 20%

Kapan membeli dan menjualnya, diperlukan pengamatan grafik harga saham❗

SahamU-20

No Kode Saham Nama Perusahaan Sektor IDX-IC
1 MARK Mark Dynamics Indonesia Mesin & Komponen Perindustrian (C143)
2 KEJU Mulia Boga Raya Produk Susu Olahan (D221)
3 PRDA Prodia Widyahusada Penyedia Jasa Kesehatan (F121)
4 SRTG Saratoga Investama Sedaya Perusahaan Investasi (G512)
5 MEGA Bank Mega Bank (G111)
6 PBID Panca Budi Idaman Tbk Wadah & Kemasan (B131)
7 GEMS Golden Energy Mines Tbk Produksi Batubara (A121)
8 APEX Apexindo Pratama Duta Tbk Jasa Pengeboran Minyak & Gas (A131)
9 ADES Akasha Wira International Minuman Ringan (D212)
10 IRRA Itama Ranoraya Penyedia & Distribusi Perlengkapan Kesehatan (F112)
11 ARNA Arwana Citramulia Produk & Perlengkapan Bangunan (C121)
12
13
14
15 MTDL Metrodata Electronics Perangkat komputer (I221)
16 PYFA Pyridam Farma Farmasi (F211)
17
18
19 SOHO Soho Global Health Farmasi (F211)
20

Terakhir diperbaharui : 7 April 2021

Perubahan daftar Sahamu-20

Berdasarkan Laporan keuangan tahunan 2020

Keluar dari daftar Sahamu-20  :

  1. JTPE (Jasuindo Tiga Perkasa). Sektor Percetakan Komersial (C221). EPS anjlok dari 98 (2019)  menjadi 42 (2020) atau turun -57%.
  2. CITA (Cita Mineral Investindo). Sektor Aluminium (B141). EPS anjlok dar 202 (2019) menjadi 169 (2020) atau turun -16%.
  3. BBCA (Bank Central Asia). Sektor Bank (G111). EPS anjlok dari 1159 (2019) menjadi 1100 (2020) atau turun -5%.
  4. BJBR (Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat). Sektor Bank (G111). EPS naik sedikit dari 89 (2019) menjadi 94 (2020) atau naik hanya 6%.
  5. MYOR (Mayora Indah). Sektor  Makanan Olahan. EPS naik sedikit dari 89 (2019) menjadi 92 (2020) atau naik hanya 3%.
  6. SIDO (Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul). Sektor Farmasi (F211). EPS naik dari 27 (2019) menjadi 31 (2020) atau naik hanya 15%.
  7. PTPW (Pratama Widya Tbk). Sektor Konstruksi Bangunan (J211). EPS turun dari 139 (2019) menjadi 36 (2020) atau turun -74%.
  8. TGKA (Tigaraksa Satria Tbk). Sektor Makanan Olahan (D222). EPS naik sedikit dari 466 (2019) menjadi 521 (2020) atau naik hanya 12%.
  9. GHON (Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk). Sektor Jasa Telekomunikasi Nirkabel (J311). EPS naik sedikit dari 0,12 (2019) menjadi 0,14 (2020) atau naik hanya 16%.
  10. GLVA (Gaiva Technologies Tbk). Sektor Perangkat & instrumen elektronik (I231). EPS turun dari 98 (2019) menjadi 20 (2020) atau turun -80%.
  11. BJTM (Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk). Sektor Bank (G111). EPS naik sedikit dari 92 (2019) ke 99 (2020) atau naik hanya 8%.
  12. TLKM (Telkom Indonesia (Persero) Tbk). Sektor Jasa Telekomunikasi Terintegrasi (J312). Eps naik sedikit dari 188 (2019) ke 210 (2020) atau naik hanya 12%.

Masuk daftar Sahamu-20 (baru):

  1. SRTG (Saratoga Investama Sedaya). Sektor Perusahaan Investasi (G512). EPS naik dari 2695 (2019) menjadi 3214 (2020) atau naik 19%
  2. PRDA (Prodia Widyahusada). Sektor Penyedia Jasa Kesehatan (F121). EPS naik dari 225 (2019) menjadi 286 (2020) atau naik 27%
  3. PBID (Panca Budi Idaman Tbk). Sektor Wadah & Kemasan (B131). EPS naik dari 119 (2019) menjadi 198 (2020) atau naik 66%
  4. GEMS (Golden Energy Mines Tbk). Sektor Produksi Batubara (A121). EPS naik dari USD 0,01112 (2019) menjadi USD 0,01597 (2020) atau naik 44%.
  5. APEX (Apexindo Pratama Duta Tbk). Sektor Jasa Pengeboran Minyak & Gas (A131). EPS naik dari USD 0,0077 (2019) menjadi USD 0,0167 (2020) atau naik 117%.